Informasi komprehensif mengenai letak geografis, kondisi topografi dataran tinggi Lembang, batas-batas teritorial administratif, dan pembagian wilayah Desa Gudangkahuripan.
± 1.250
Meter di atas permukaan laut (mdpl)
254,741
Hektar (Ha)
18° – 24°C
Sejuk pegunungan tropis
15 RW & 59 RT
Terbagi dalam 4 Dusun
Secara administratif, Desa Gudangkahuripan berbatasan langsung dengan wilayah desa tetangga di Kecamatan Lembang, Parongpong, serta Kota Bandung:
Berbatasan langsung dengan pusat keramaian dan sentra perkantoran Kecamatan Lembang.
Berbatasan dengan Kelurahan Isola dan kawasan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.
Berbatasan dengan sentra pertanian hortikultura dan peternakan Desa Langensari.
Berbatasan dengan sentra tanaman hias Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong.
Wilayah Desa Gudangkahuripan memiliki bentang alam berbukit dan bergelombang dengan lereng kemiringan bervariasi. Berada di kaki perbukitan Bandung Utara dengan ketinggian rata-rata 1.250 mdpl, wilayah ini memiliki udara sejuk dan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun.
Kondisi iklim mikro yang stabil menjadikannya kawasan yang sangat ideal untuk pengembangan tanaman sayuran dataran tinggi, bunga potong, serta peternakan sapi perah penghasil susu berkualitas tinggi.
Selain sebagai sentra pertanian dan peternakan rakyat, letak Desa Gudangkahuripan yang berada di koridor jalur utama Bandung – Lembang menjadikannya pintu gerbang pariwisata yang sangat strategis.
Berbagai destinasi wisata ternama, penginapan ramah keluarga, restoran kuliner Sunda, hingga pusat oleh-oleh susu dan olahan khas Lembang bertumbuh subur menghidupkan perekonomian warga desa.